Kuala Lumpur, 6-10 September 2025 – Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Universitas Darunnajah, Fajar Suryono, M.A., bersama Koordinator KKN Internasional Batch 3 Malaysia, sekaligus Ketua Prodi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Azrul Azmani, M.M., melakukan kunjungan ke Malaysia untuk memperkuat hubungan akademik dan meningkatkan kerjasama internasional. Kunjungan ini berlangsung dari Sabtu, 6 September 2025 hingga Rabu, 10 September 2025.
Selasa, 9 September 2025, Fajar Suryono dan Azrul Azmani menghadiri acara penandatanganan ulang surat perjanjian kerjasama kegiatan KKN antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia dengan 102 perguruan tinggi dari Indonesia. Acara tersebut berlangsung di Nilai Spring Resort, Nilai, Malaysia, dan dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari berbagai perguruan tinggi, yang membahas pentingnya penguatan program KKN internasional sebagai wadah pengembangan mahasiswa dalam konteks global. Penandatanganan perjanjian ini menjadi langkah penting dalam menjalin kerjasama yang lebih erat antara Indonesia dan Malaysia di bidang pendidikan.
Selain itu, Fajar Suryono juga melakukan kunjungan ke KICT (Kulliyyah of Information and Communication Technology) IIUM Malaysia dan Universiti Teknologi MARA (UITM) Malaysia untuk melakukan brainstorming mengenai rencana seminar internasional serta diskusi mengenai kemungkinan lomba budaya antar mahasiswa UDN dengan UITM. Diskusi ini bertujuan untuk menggali potensi kerja sama akademik dan budaya yang dapat memperkaya pengalaman mahasiswa UDN serta membuka peluang internasional lebih luas di masa depan.
Kunjungan juga termasuk pertemuan dengan Dr. Ibrahim dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), yang membahas berbagai peluang kerjasama penelitian dan pengembangan pendidikan Islam. Diskusi ini membuka peluang bagi kedua institusi untuk lebih mendalami kolaborasi dalam bidang riset dan pengembangan pendidikan berbasis Islam yang relevan dengan perkembangan zaman.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan Universitas Darunnajah dapat memperluas jaringan kerjasama internasional, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memberikan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri di tingkat global.




